NEW YORK - Harga minyak mentah dunia berhasil rebound di kisaran level USD72 per barel, pada perdagangan Kamis (27/8/2009) waktu setempat, seiring pelemahan harga minyak yang terjadi selama dua hari terakhir. Sementara itu, melemahnya nilai tukar dolar Amerika, menjadi sentimen lainnya dalam penguatan harga minyak kemarin.

Seperti dilansir dari AFP, Jumat (28/8/2009), harga minyak untuk kontrak Oktober berdasar New York Mercantile Exchange, naik USD1,06 menjadi USD72,49 per barel. Sementara di London, harga minyak mentah jenis Brent North Sea untuk kontrak Oktober naik 86 sen dolar Amerika menjadi USD72,51 per barel.

Sebelumnya, harga minyak diperdagangkan murah beberapa hari terakhir, namun kembali merangkak naik pada perdagangan kemarin. "Pada sisi lain dipicu kenaikan indeks dan sisi lain ditunjang pelemahan nilai tukar dolar AS," ujar analis PFG Best Research Phill Flynn.

Departemen Energi AS mengumumkan pada Rabu lalu, jumlah cadangan minyak naik 200 ribu barel menjadi 343,8 juta pada 21 Agustus 2009. Ini melawan ekspektasi yang dipatok sebesar 600 ribu barel. Sementara itu, lemahnya nilai tukar tersebut membuat harga minyak murah sehingga para investor pun tertarik untuk berinvestasi di minyak. (css)
Candra Setya Santoso Jum'at, 28 Agustus 2009 - 07:37 wib