NEW YORK - Ketiga indeks utama di bursa Wall Street ditutup naik tipis, termasuk Dow Jones yang naik 37 poin. Ini merupakan kenaikan beruntun yang menimbulkan level tertinggi baru tahun ini dan terus mengalami kenaikan selama delapan hari, rally panjang terjadi sejak April 2007, pada perdagangan Kamis (27/8/2009) waktu setempat.

Penguatan terjadi seiring laporan kinerja sektor keuangan dan industri yang membaik dan melebihi ekspektasi sejumlah analis.

Gain yang tinggi pada sektor keuangan dan energi mendongkrak indeks. Sektor energi terepicu oleh naiknya harga minyak. Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan, klaim insentif pengangguran turun 10 ribu pada pekan lalu menjadi 570 ribu, membuat malu para ekonom, pasalnya penurunan tersebut jauh di bawah ekspektasi ekonom. Level tersebut adalah yang terendah sejak April.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan perekonomian menyusut 1 persen secara tahunan pada kuartal II ini. GDP tersebut sedikit di bawah ekspektasi yang sebesar 1,5 persen.

Data ekonomi yang dipublikasikan, termasuk insentif pengangguran dan dibacakannya tingkat produk domestik bruto memberi sentimen positif bagi para investor. Para analis mengatakan pasar telah bergerak pada momentumnya sendiri, dipicu oleh sentimen positif dari data-data ekonomi yang terwakili pada harga saham. "Terlalu banyak dana tunai yang berada di 'sisi'," ujar Chief Equity Market Strategist Federated Investors Phil Orlando, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (28/8/2009).

Sentiment tersebut membawa indeks Dow Jones menguat 37,11 poin atau setara 0,4 persen ke level 9.580,63. Indeks S&P 500 melonjak 2,86 poin atau setara 0,3 persen ke 1.030,98 dan indeks Nasdaq naik 3,3 poin atau setara 0,2 persen menjadi 2.027,73. (css)
Jum'at, 28 Agustus 2009 - 07:54 wib (Candra Setya Santoso)